[Part 2] 2 Choices

September 11, 2011 § Leave a comment

Tittle: 2 Choices

Author: Lee Hankyu

Main Cast :

Park Ji Ra (You / Reader)

Cho Kyu Hyun

Hangeng

Go Eun Seong

Kim Hee Hae (Yoejachingu Park Hyun So)

Park Hyun So (oppa Ra)

Genre: Romance

a/n : fanfic ini pernah dipost di blog author di sini

 

Aduuuuuuuuuuuuuuuhh dia lebih tua 1 tahun dari ku aku harus memilih satu pilihan dari dua pilihan, memilih perkataan ku yang aku ingin mempunyai pacar yang seumuran dengan ku atau aku menerima pernyataan cinta kyu dan kyu berbeda 1 tahun dari ku. Tak ada pilihan lain orang yang ku cintai telah menyatakan perasaanya kepada ku walau pun berbeda 1 tahun tak apalah aku memilih kyu menjadi namjachingu ku walau berbeda 1 tahun dan perkataan ku yang waktu itu akan ku laksana kan setelah aku mendapatkan teman yang seumuran dengan ku menyatakan cintanya dengan ku.

“baik lah aku mau jadi yoejachingu mu” jawab ra lemas. “apa aku tak dengar? Jangan lemas gitu dong ngomongnya aku tak mendengar chagiya” jawab kyu. Aku membisikan kepadanya “baik lah aku mau jadi yoejachingu mu” lalu Chu~ aku mencium pipi nya, aku tak berani menyentuh bibir nya aku terlalu takut. “hah sudah jam 4pm. kyu, aku pulang dulu ya tugas ku lagian sudah selesai kan”. Kyu mengabaikan kata kata ku dan tak menjawabnya lalu aku mengulangnya lagi dengan berbisik kepada nya “kyu, aku pulang dulu ya tugas ku lagian sudah selesai kan”. Tapi di malah menarik tangan ku lalu dia menatap mata ku jarak aku dan dia sangat dekat Cuma berbeda 2 jari tangan, aku takut dia akan mencium ku lagi tapi yang terjadi malah dia memarahi ku “jangan panggil aku kyu ! atau Pun Cho Kyu Hyun panggil aku chagiya, kan kan sekarang pacar ku jadi tak usah memanggil nama lah, arraseo?” lalu dia mencium pipi ku. “chagiya jangan mencium ku aku bosaaaaaaaaannn dalam beberapa menit sudah berapa kali kau mencium ku, sudah lah aku pulang, gomawo atas bantuan nya” jawab Ra kesal. “Ne, mianhae chagiya. Kau mau ku antar pulangnya naik apa motor mobil apa sepeda?” ajak kyu. “tak usah aku bisa pulang sendiri”. “hati hati chagiyaaaaaa ku” kyu meciumnya dari jarak jauh. Dasar namja babo kerjaanya mencium ku terus, babooooo !!.

 

ya ampun aku lupa hari ini kan gege mau kerumah. Aku mempercepat langkah ku , tapi ketika ku sampai aku tak menemuka gege, tapi yang aku temukan hanya kertas kecil yang terjatuh di depan pintu rumah ku.

kertas itu berisi “sudah dari jam 1 aku menuggu dia tapi sampai jam 3.55pm dia tak kunjung datang, hampir 3 aku menunggu nya tapi amma menelpon ku untuk segera lekas pulang, aku taru barang ini di pojok pintu masuk rumahnya mungkin dia bisa melihatnya dan mengambil barang pemberian ku untuknya”. kertas apaan ini, isi nya seperti curhatan, kira kira siapa ya. aku langsung mencari benda yang letaknya telah di tunjukan di kertas itu, dan aku membukanya lalu di dalam kotak itu berisi bando dan kotak musik. mungkin itu dari gege, tapi kalau itu gege kenapa tidak ada tanda pengirimnya, yang ada hanya nama penerima yaitu nama ku “Park Ji Ra”.

“amma appa oppa, aku pulang” tapi ketika aku masuk kerumah aku hanya menemukan oppa ku bersama yoejachingu nya sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton film. “heeii kalian berdua nonton film apa, aku ikutan donggg” sapa ku kepada Park Hyun So (oppa ku) dan Kim Hee Hae (yoejachingu nya, tapi aku di suruh oppa memanggilnya onnie). “eeh, Ra sudah pulang kemana saja kau kok sore baru pulang sekolah” tanya onnie Hee. “aku baru pulang sekolah karena tadi aku habis mengerjakan tugas di rumah temanku, onnie oppa kalian tak melihat atau mendengar kalau tadi ada orang datang”. “aku tidak mendengarnya chagiya habis kau tau sendiri oppa mu kalau menonton film atau dengar lagu suaranya besar sekali” jawab onnie hee. “ohh, iya aku tak kepikiran sampai situ, makasih ya onnie aku mau ke kamar ku dulu, kalau kau di apa apa kan oppa ku gampar saja dia, ahahhahaha”. “ngomong apa kau barusan dongsaeng?” oppa ku dengar apa yang tadi aku kata kan, “aku tak ngomong apa apa, aku hanya bilang : kalau onnie hee di apa apa kan sama oppa, aku suruh dia menggampar mu saja, hahahhaa” evil laugh sambil menuju kamar ku. “heeeeh dongsaeng berani sekali kauu ngomong seperti itu, ku cincang kau” ancam oppa ku (Park Hyun So). “chagiya tak usah marah marah gitu sama dongsaeng mu, dia hanya bercanda kok, kau ini memang ya tak pernah akur, selalu saja ledek ledekan” jawab onnie hee yang menenangkan kekanak kanakan oppa ku.

“ahh lagi lagi amma dan appa tidak ada, jadi mereka menyuruh oppa dan onnie hee menjaga rumah, hahaha onnie dan oppa mau saja jadi satpam di rumah”.

aku lapar belum makan dari tadi siang, terakhir aku makan bekal dari kyu, di dapur ada apa ya. ketika ku lihat di dapur dan membuka kulkas, huuuuaaahh kulkasnya penuh, aku takkan kelaparan lagi.

setelah selesai makan aku membawa makan kecil ke kamarku, sesampainya dikamar aku melihat kotak yang ak temukan di depan pintu masuk rumah ku tadi, aku pakai bando nya di kepala ku ternyata cocok, warna bando itu juga warna kesukaan ku yaitu biru. selanjutnya aku membuka kotak musik, aku perhantikan di kotak musik itu tertulis nama pengirimnya yaitu “hangeng -gege-“, benar ternyata ini barang pemberian hangeng. pilihan mu bagus, gomawo gege sambil mlihat kotak musik yang berbunyi.

 

-pagi hari saat aku telah sampai disekolah-

pagi hari yang cerah aku tidak terburu buru seperti kemarin lalu aku membawa semua keperluan sekolah ku tak ada yang tertinggal termasuk bando warna biru pemberian gege. aku karena merasa bersalah saat itu juga aku mencari gege di kelas ku apakah dia sudah datang atau belum, dan saat ku lihat ternyta hangeng masuk yeeeaah. teman ku yang pertama kali ku sapa adalah hangeng “gege, selamat pagi. terima kasih atas hadiah mu kemarin. and i’m so sorry for yesterday”. “ahh ngomonng aapa kau Ra aku tak mengerti”. “gege mianhae atas kejadian kemarin aku tak bisa menerima hadiah langsung dari mu, makanya kau menarunya di pojok dekat pintu masuk rumah ku kan?”. gege hanya memberikan senyum manis nya lalu dia memegang bando yang ku pakai sambil memegangnya dia berkata “kau suka? bando ini cocok di kepala mu, kau terlihat manis dari yang sebelumnya”. “ah gomawoo, barang ini kan juga pilihan mu” aku menarik bando ini dari kepala ku, tapi yg ku dapatkan ada lah tangannya gege karena dia masih memegang bando yang dia berikan kepada ku. so, tangan kami saling berpegangan, aku merasakan bahwa gege gemetar karena tangan kita saling berpegangan lalu akumelepaskan tangannya dengan perlahan lahan agar membuat dia tenang, “gege aku duduk di bangku dulu ya, gomawo atas kotak musik dan bando ini, AKU SUKA ^^”

 

[hangeng pov]

aduhh aku baboo kenapa tadi aku deg deg an sampai sampai tangan ku gemetar gini aduuh gara gara tadi ku rasa image ke gantengan ku berkurang 10%😥, tadi aku bermaksud untuk menyentuh pipinya tapi aku terlalu lugu jika di depannya & akhirnya tak berdaya. aku senang ternyata dia suka pemberian dari ku, nanti pulang sekolah aku mau mengajaknya ke tempat anak anak dancer latihan ah, siapa tau dia tertarik.

 

-istirahat sekolah-

“Ra, tunggu sebentar aku ingin bicara”. “ne, ada apa namja kkotninam (ganteng)” jawab Ra. “ahh, aku memang kkotninam kan harap maklum saja kalau banyak yang memanggil ku kata kata semacam itu”. “kau pd sekali si gege, tp tak apa itu emang kenyataan si kau memang kkotninam, oia tadi ada apa memangil ku?”. “pulang jalan bersama ku yuk, aku akan ajak kau ke tempat dancer anak anak sekolah kita, kebetulan nanti sore ada sparing dancer dari sekolah kita melawan sekolah lain” . “waah, serius kau ge? aku mau aku mauu, pulang jangan lupa ingat kan aku ya”

-pulang sekolah-

“Ra, ayo sekarang kita pergi”. “Ne, hangeng tempat latihannya jauh ga si dari sekolah, soalnya hari ini aku ada les bahasa inggris”. “ooh, tempat nya tidak jauh kok dari sekolah tenang saja”.

-saat Ra dan gege berjalan menuju tempat latihan dancer tak mereka sadari mereka berjalan sambil berpegangan tangan karena asiknya bercanda dan mengobrol- “Ra, itu tempat latihannya nanti ubah arah ke kanan ya”. “ini kan tempat yang kau maksud?”. “aha iya benar, ayo masuk lalu kamu cari ruangannya tempat dimana ank ank dancer sekolahan kita”. “ahh kenapa aku yang mencari lalu kau? emang kau tau?”. “aku tau dong Ra, aku kan anak dancer tauu kamu kmn aja siih, tak memperhatikan ku siih”. “ahh, iya deh iyaa akan aku cari”.

 

[Ra pov]

ah gege ada ada saja aku tidak tahu tempat ini. baru pertama kali aku datang. terpaksa aku harus menanyakan pada semua orang yg aku temui disini, tapi setelah 6 menit aku mencari dan akhirnya ketemu juga ruanganya berada di lantai atas dan kami menaiki tangga. “gege, itu kan ruangnya lewat tangga ini kan” sambil menengok keatas menunjukan ruangnya, dan yang terjadi aku tak melihat 1 anak tangga yang akan aku lalui akhirnya aku hampir saja terjatuh kalau hangeng tidak menangkap ku tak bisa aku bayangkan bagaimana tubuh ku yang terguling guling di tangga. saat aku terjatuh tak ku sadari ternyata hangeng menangkap ku dengan gaya seperti orang berdansa yang mana perempuannya berada di dekapan pasangan pria nya saat itu juga mata kami saling bertatapan lalu gege berkata “gwaenchana chagiya?”. “Ne, gwaenchana, gomawo gege kalau tak ada mu pasti aku terjatuh dan tak tau nasib ku kaya apa nanti”. ntah kenapa aku membiarkan gege memanggil ku dengan kata kata itu tanpa penyangkalan. “hehe, cheomanneyo ayo kita masuk ruangannya sudah di depan kita” jawab gege. “annyeong chingudeul, Park Ji Ra imnida, panggil ku Ra saja” sapa ku dengan orang orang yang sedang latihan dance di tempat itu. lalu gege berbisik kepada ku dan berkata “percuma ra orang orang itu takkan menjawab sapaan mu, ruangan ini berisiik!”. “oohh gitu ya, hehe tak terpikirkan oleh ku”. tempat ini begitu menarik dimana mana dipenuhi kaca dan orang orang yang bergerak secara lentur dengan tubuhnya yang membuat gerakan yang menarik, aku takjub dengan mereka, lalu hangeng pun menarik tangan ku untuk bergabung dengan teman temannya. “annyeong bangapseumnida chingudeul” sapa ku kepada teman teman nya.

 

“waaah kau temannya gege ya, annyeong Ra” jawab serempak teman gege.

-setelah di kenalkan dengan teman temannya gege, Ra pun larut dalam keasyikan para dancer hingga dia lupa untuk mengikuti les bahasa inggris nya padahal di sana kyu sudah berharap bahwa Ra hari ini masuk les-

waaaaah, aku takjub sekali mereka keren keren ih, ingin jadi seperti mereka, “gege kapan sparing dance nya aku sudah ga sabar, kamu ikut ga dalam sparing dance?” tanya ku pada gege. “ya tentu laaaah aku tuh orang penting di dance taauuu, nanti kau lihat saat ku beraksi, OK”. “hah serius ge? asiiikk”.

-sparing dance atar sekolah Ra & gege dengan sekolah lain berjalan seru, sekali lagi ra memasang muka heran saat mereka semua beraksi, apalagi saat gege beraksi, Ra sampai teriak teriak “gege fightinggg chagiyaa ^^” tapi Ra tak menghiraukan kata kata yang dia keluarkan saat itu. setelah 1 jam dari itu sparing dance akhirnya selesai lalu Ra tak menyadari bahwa dia tak datang les padahal disana kyu sedang berharap bahwa Ra masuk-

“gege, mereka semua keren yaa kau juga aku salut kepada kalian semua, aku acungkan 4 jempol untuk mu, 2 jempol pun rasa nya tak cukup melihat aksi mu”. “JANGAN BILANG 4 JEMPOL ITU KAU IKUT SERTAKAN 2 JEMPOL KAKI MU!” jawab gege meledek dengan nada kesal. “hahaha kau tau saja, T.O.P deh kamu” sanjung Ra. “Ra kau ku antar pulang ya tak enak aku sudah mengajak mu tapi tak mengatar mu pulang, walaupun jalan kaki tak apa ya” bujuk gege. “waaahh, ne aku ga keberatan kalau kau mau mengatar ku pulang walaupun berjalan kaki”

 

[Hangeng pov]

“gege gomawo atas hari ini, benar benar menarik, kapan kapan ajak aku lagi ya. Chu~~” itu kata kata perpisahan dari nya atas hari ini dan dia sambil mencium pipi ku, dan seperti biasa aku tak berkutik ketika di depannya. lalu aku langsung pulang setelah di mencium ku. aku terlalu takut jika bersama dia. sebelumnya aku belum pernah seperti ini sama sama sekali dengan wanita wanita yang aku cintai, cuma dia yang bisa membuat ku gila.

[Ra Pov]

hari ini gege kereen sekali tak bisa ku bayangkan dia bisa dance sekeren itu, omonaaa, chagiya ku Cho Kyu Hyun kira kira bisa enggak ya dance seperti itu? . oia, menyebut nama kyu aku lupa kalau hari ini aku ada les bahasa inggris, “yaa tuhan kira kira dia menunggu ku tidak ya tadi?”. aku langsung melihat ponsel ku yang sejak tadi pagi tak ku sentuh sampai sekarang, ternyata ada 20 inbox dan 10 misscall. “omonaaa banyak bangeet, malas aku memegang ponsel ku kalau bayak seperti ini, mungkin aku hanya mencari inbox dari chagiya ku”. dan ternyata di ponsel ku, aku temukan 15 inbox dan 7 misscall dari Cho Kyu Hyun. huaaaaah aku kaget melihat nya, sebagian sms nya dia menanyakan aku lagi dimana dan kenapa telepon masuk dari nya tak di angkat. aku coba menelponnya kembali tapi tak ada jawaban, mengirimnya sms kembali tapi sama saja dia tak menjawab lagi. ah apa jangan jangan dia marah ya sms dan telpon ny tak ku jawab dari tadi pagi. ku harap dia memaklumi ku karena aku setiap kesekolah tak pernah membawa ponsel ku.

sudah lah dari pada capek memikirkannya lagian besok masih ada les bahasa inggris aku harap dia masuk dan aku bisa menjelaskan semuanya kepadanya. sudah lah aku mau tidur, hari ini lelah juga, padahal tak banyak bergerak cuma hanya teriak2 lihat gege sparing dance tadi, hahhaha ada ada sajaaku ini.

 

Pagi harinya

[Ra pov]

“bagusss, hari ini aku tak telat lagi, hahaha”. aku sarapan dengan santai, tapi tiba tiba omma memanggilku “Ra, di depan ada seorang namja yang memakai seragam sekolah naik sepeda, menanyakan mu sama omma, siapa dia Ra? dia menunggu mu sekarang di depan, kata nya mau mengajak mu berangkat sekolah bersama, tapi kenapa berbeda seragam seklah dengan mu?”.

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah omma banyak sekali pertanyaanmu aku belum jawab 1 pun  dari pertanyaanmu lalu kau sudah melanjutkan ke pertanyaan lain, buat mood ku rusak saaja. tanpa menjawab pertanyaan dari omma aku langsung menuju ke depan rumah. laaah kyu ada apa dia pagi pagi ini sudah rapi membawa sepeda kerumah ku, hahaha pasti dia mau menjemput ku.  aku menghampiri kyu lalu berkata, “chagiya kau mau mengajak ku  berangkat sekolah bersama yaa” aku mendekatinya lalu langsung mencium pipi nya agar dia tak menanyakan macam macam tentang soal yang kemarin, kita kan belum 1 minggu pacaran masa sudah bertengkar.

“ayo pergi sekolah bersama ku, seperti biasa kau ku  gonceng dengan sepeda ku, tak apa kan mengunakan sepeda” ajak kyu. “chagiya…. aku lagi sarapan sebentar lagi ya, lagian ini belum terlambat kan? ayo masuk dulu biar ku kenal kan kau ke omma appa dan oppa ku” ajak ku. “mwo? wae? ketemu dengan omma appa dan oppa mu, aaah yasudah, tapi aku tak mau di introgasi dengan mereka yaaaa” rengek kyu. “hahaha gwaenchana, lihat saja nanti, ayo masuk taro sepeda mu di garasi, cepat laahh”. “annyeong” ucap kyu saat masuk rumah ku dengan celingak celinguk. “tak usah celingak celinguk seperti maling saja chagi, biasa saja, tenang kau tak di introgasi oleh mereka, sebentar ya aku habiskan sarapan ku dulu, lalau abil tas ku, dan kita langsung ……”. tiba tiba “heeeei namja kau siapa kok Ra mengajak mu masuk ke dalam rumah lalu kenapa seragam mu berbeda dengan Ra? siapa kaauu?” tiba tiba oppa ku berteriak teriak dari tangga saat melihat kyu, lalu ia segera memangil appa dan omma untuk segera mengintrogasi kyu. “aa…aaaku …” jawab kyu gugup karna melihat oppa ku bertingkah seperti itu.

huuuuuaaaaah gawat oppa ada ada saja pagi pagi teriak hanya karena melihat kyu, dia kira chagiya ku itu apa, tak ada waktu lagi aku harus cepat cepat mengajak kyu keluar, tak sempat aku menghabiskan sarapan ku, aku langsung buru buru mengambil tas ku.

“aaa..kk..uuu akkku” jawab kyu gugup lagi saat appa omma dan oppa ku mengerubungi kyu. “huuuaaaaaaaaaaaaahh, kyu ayo cepat kita terlambaatt” aku langsung menarik kyu yang ada di hadapan mereka dengan terburu buru karena kyu pasti akan di introgasi dengan mereka. “ayoo cepat keluarkan sepeda mu kau tak mau kan di kejar appa omma dan yang paling berbahaya kau di kejar oleh oppa ku, cepat kyu cepat” ancam ku sama kyu. “ne ne chagia bentarrr” jawab kyu. “heeeeeeei namjaaa tungguu siapa kauuuuu !!” teriak omma appa dan oppa ku yang teriaknya paling bersemangat. saat kyu sudah berhasil keluar aku pamit dengan mereka dan berkata “namja kkotminam itu chagiya ku !! PACAR KU !! namja chingu ku !! sudah jangan banyak tanya yaa, aku berangkat” sambil mencium tangan amma, appa yang berhenti memasang dasi nya agar aku bisa mencium tangannya, lalu saat mencium tangan oppa ku aku berbisik kepadanya “HEH KAU MEMALUKAN SAJA TERIAK TERIAK DIDEPAN NAMJA CHINGU KU ” lirik ku tajam. Lalu oppa ku hanya bisa tertawa “HAHAHAHHAHAHAHAA”. Kenapa kau menjadi oppa ku Park Hyun So  T_________T

 

“kyu maaf ya tadi keluarga ku seperti itu aku jadi malu” tegor ku pada kyu yang sedang di goncengnya dengan sepeda lalu aku memeluknya dari belakang *pegangan biar ga jatoh. haiiisssh kenapa dia hanya diam saja tak menjawab ku “kyu kenapa kau diam saaja, jawab donggg” sambil memukul perutnya. “aaaaaaaah, sakiit chagiya. aku tak mau memjawab nya, kau masih memangil aku dengan sebutan KYU !”. oohh iya aku baru sadar tadi aku tak memangilnya dengan kata chagiya, makanya ia tak membalas pertanyaan ku “chagiya mianhae, tadi keluarga ku memperlakukan mu seperti itu khususnya oppa ku, lelaki yang tadi teriak teriak, aku jadi malu” jelaas ku pada kyu. “haha yang tadi itu oppa mu, WKAKAKAKAKAKAKAk” kyu tertawa berbahak bahak sampai sepeda yang iya kendarai hampir menabrak …..

“haha yang tadi itu oppa mu, WKAKAKAKAKAKAKAk” kyu tertawa berbahak bahak sampai sepeda yang iya kendarai hampir menabrak  tiang listrik dan kyu kaget dan langsung rem mendadak. “ahhh chagi, aku hampir saja jatuh. kau bisa tidak si naik sepeda ? lain kali hati hati, kau sudah 2x membuat ku CELAKA!!” betak ku kesal sambil memukul pundaknya. “MWO 2X?” . “halah tak usah lupa kau CHO KYU HYUN !!” bentak ku. “hahaha iya iya chagiya, masih pagi jangan marah marah aura mu JELEK ! hahaha” kyu evil laugh. “tak lucu!” aku membentak nya dan menjitak nya.

“untung tadi kau memeluku jadinya tak jatuh kan, harus nya kau berterimakasih kepada ku karena aku mengizin kan kau untuk memeluk ku, dan seharusnya kau jangan menjitak ku” bela kyu. “ne ne, sudah sudah cepat berangkat ke sekolah nanti kau telat kau kan mengantar ku dulu” paksa ku. “ne chagiya , yoejachingu ku yang palaing ku sayaaaang silahkan dduk di belakang ku dan jangan lupa untuk memeluk ku lagi aku tak mau kau celaka lagi” rayu kyu. “ne” jawab ku.

sesampai nya di depan jalan sekolah Ra

“chagiya sampai sini saja tak usah sampai gerbang aku takut chagiya ku telat, ingat kalau mengantar ku sampai sini saja ya” kata Ra.

[Kyu Pov]

“mianhae chagiya ta bisa mengantarmu samapi depan gerbang. gomawo sudah memahami ku” ucap ku pada Ra. “Ne, cepat lah nanti kau telat” paksanya. “oia, nanti pulang bersama dengan ku ya nanti kita les bahasa inggris, dan aku ingin bertanya dengan mu soal kemarin kenapa kau tak masuk les” ucap kyu. “ne chagiya, 1 yang kau ingat aku tak membawa ponsel ku saat ke sekolah jadi jangan sms ku ya” jawab ra dan langsung menuju depan gerbang sekolahnya.

sesampainya aku di sekolah ternyata bel sudah berbunyi, hanya berbeda 3 detik saat ku masuk gerbang sekolah bel sekolah langsung berbunyi. tapi seperti biasa aku memarkirkan sepeda ku dengan santainya tak mengenal bahwa bel sekolah telah berbunyi. sambil jalan menuju kelas aku berfikir gara gara banyak kejadian saat berangkat sekolah tadi aku jadi lupa menanyakan kenapa kemarin chagiya ku tak masuk les dan tak menjawab panggilan ku serta sms ku. sesampainya di depan kelas sudah ku tebak pasti guru pelajaran pertama sudah masuk ke dalam kelas, karena kelas ku terasa tenang, tapi aku tetap saja santai, hahaha. saat ku lihat sedang ada petugas kebersihan sekolah sedang menyapu halaman, lalu aku memanggilnya dan berkata “kau di panggil oleh guru ku yang sedang mengajar”. “ahh iya, aku akan kesana” jawab petugas kebersihan itu lalu ia mengikuti ku. “tunggu sini ya” aku langsung mengetuk pintu kelas ku lalu aku bersembunyi di tembok dekat pintu keluar. setelah guru itu keluar ternyata dia melihat ada petugas kebersihan yang sedang memegang sapu lalu menatapnya, dan guru ku itu langsung menghampirinya so, dia pergi dari pintu masuk kelas ku, di saat itu juga aku mencuri kesempatan lalu masuk kelas dengan selamat, setiba nya di dalam kelas pertama tama teman sekelas ku melihat ke arah ku, tapi mereka hanya melihat dan tak melapor kepada guru ku yang lagi mengajar pada jam itu, karena mereka telah bosa melihat ku yang selalu telat, hahaha, aku langsung duduk dengan teman setia sebangku ku yaitu di sebelah sungmin, lalu aku pun tertawa kecil karena berhasil lolos dari guru itu, “hahhahaaa”. saat guru itu masuk ke dalam kelas ntah kenapa guru itu tidak melihat ku, dan kenapa pula penjaga kebersihan itu tak memberi tahu ku kalau aku yang membohongi nya di panggil oleh guru ku. hahaha mungkin ada kejadian lain di luar sana yang tak ku ketahui dan akhirnya kejadian itu menyelamatkan ku, hoki sekali aku, hahaha.

“kyu kyu kenapa kau telat lagi hah? bisa tidak mengalami sedikit kemajuan dengan tidak datang telat” ucap sungmin jengkel karna ia sedang melihat aku mengeluarkan psp baru ku karena aku tak mau mendengar ocehannya dan aku langsung memainkannya lalu tak ku jawab pertanyaanya karna aku baru saja akan memulai game dengan psp baru ku. “aah, kau kyu menyebalkan !! babo !” kesal sungmin. aku asik dengan game yang baru kumulai itu lalu dia berkata lagi “KYU ADA GURU” sambil memasukan psp ku kedalam tas. “aaahh, gomawo sungmin ^^ telah memperingatkan ku lagi”

 

bel pulang sekolah pun berbunyi dan kyu pun segera pergi menuju sekolah Ra, untuk mengajak nya les bersama, tapi saat disana tempat les masih sedikit yang datang , ya karena mereka datang lebih cepat 30 menit dan waktu itu kyu habis kan untuk mengintrogasi kan Ra.

Kyu : “kemarin kenapa kau tak mengangkat telpon ku?”

Ra : “tadi pagi sudah ku bilang aku tak membawa ponsel saat sekolah”

kyu : “oia, aku lupa, hehe, lalu kau pulang sekolah jam berapa sampai sampai tak datang les bahasa inggris?”

Ra : “pulang jam 5.30pm”

Kyu : “ngapain aja pulang sekolah sampai sesore itu? sama siapa? lalu kau ngapain ?”

Ra : “aku melihat tim sekolah ku sparing dance, waaaaah mereka semua keren kereenn, aku bersama gege kesana”

melihat Ra menyebut nama gege kyu mengingat ingat nama itu sepertinya dia pernah mendengar.

Kyu : “gege? seperrtinya aku kenal ,  coba sebutkan ciri ciri nya”

Ra : “dia itu laki laki nama nya hangeng sering di panggil gege, dia orangnya baik, putih, bibirnya merah, tinggi nya sama seperti mu, logat bicara nya seperti orang cina, karena dia teman sd ku pindahan dari cina”

melihat chagiya nya mendeskribsikan gege untuk nya sedetail itu, kyu menjadi curiga terhadap Ra.

Kyu : “oh iya aku mengenalnya” jawablesu

Ra : “kau mengenalnya? dari mana?”

Kyu : “panjang ceritanya, sudah lah sekarang kita les saja sudah masuk jam nya les”

– Bersambung –

 

 

 

 

 

 

 

Tagged: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading [Part 2] 2 Choices at |KPOP FANFIC INDO|.

meta

%d bloggers like this: