[Part 1] 2 Choices

August 29, 2011 § Leave a comment

Tittle: 2 Choices

Author: Lee Hankyu

Main Cast :

Park Ji Ra (You / Reader)

Cho Kyu Hyun

Hangeng

Go Eun Seong

Kim Hee Hae (Yoejachingu Park Hyun So)

Park Hyun So (oppa Ra)

Genre: Romance

a/n : fanfic ini pernah dipost di blog author di sini

 

Nama ku Park Ji Ra biasa di panggil Ra. Semula berawal dari ……….

Di tempat les Ra

[Ra pov]

Saat ku bercanda tawa bersama dengan kyu aku merasakan hatiku berkata bahwa aku menyukainya tapi aku abaikan saja perasaanku itu habisnya dia lebih tua dari ku.

[Flash Back]

“ahh aku tak mau punya namjachingu yang lebih tua dari aku ataupun yang lebih muda dari ku walaupun hanya berbeda 1 tahunnn saja. Sepertinya kalau seumuran itu lebih seru, bisa saling mengerti dan aku ingin merasakannya saat ini”

Ah, hari ini ada latihan voli gabungan dengan sekolah Hyun Jun. Malas sekali aku mengikutinya nanti sore juga aku ingin menonton drama kesukaanku.

“DOOOOOOOOR” seseorang meneriakan kata itu di telinga ku dan spontan aku langsung mencari asal suara itu. “ahhh kamu seungri” sambil membalas perlakuannya yang tadi ia lakukan kepada ku. “Ada apa kau ke kelas ku mau menyuruh ku datang ke latihan voli gabungan nanti sore?” . “iya, pokoknya nanti kamu mesti datang ya Ra, sore nanti di wajibkan bagi seluruh anggota voli datang” jawab seungri dengan tegas. “hmmm, ne” jawab ku dengan terpaksa.

Sial aku terlanjur bilang iya pada ketua voli (seungri) kalau tidak datang pasti aku akan di tanya berhari2 tentang alas an ku kenapa tak datang latihan

 

-Sore hari tempat latihan voli-

 

“Ra…….. kemari kauuuuuu !!!” teriak eun seong. “ne, aku kesana”. “Ra lihat disana anak dari sekolah Hyun Jun yang putih, bibirnya merah itu, tp merahnya bukan merah memakai lipstick sepertinya alami, namja itu ganteng yaaaa?” tanya eun seong kepada aku. Lalu aku berkata dalam hati “dia kan kyu hyun. Oh tuhan semoga eun seong tidak menyukai kyu. Tapi aku tidak boleh mencintainya. Aku masih ingat kata2 yang aku ucapkan saat itu”. Ra berkata pada eun seong “kau mau aku kenalkan? Dia teman les bahasa inggris ku”. “hah ? yang benar kau Ra? Serius? Mau mengenalkan ku kedapanya omonaaaaaaaa. Aku bersyukur bila bisa mengenalnya dan aku sangat amat bersyukur bila dia jadi namjachingu ku”. “AAAAAAAAAAAHH TIDAAAAKK !! DIA MENYUKAI KYU. Tuhan jangan sampai mereka jadian. Ahhhh BABO BABO BABO BABO PARK JI RA KAU BABO !! kenapa kau begini? Apakah kau benar benar suka pada cho kyu hyun atau hanya sekedar suka melihat dirinya. ahhhh aku tak boleh begini apa apaan aku” keluh ku dalam hati sambil mengusap2 rambut ku.

 

Tiba tiba kyu datang menghampiri ku dan menyapanya “haaai Ra”. “hai kyu, wah ternyata kamu anggota voli sekolah Hyun Jun ya?” tanya ku kepada kyu. “lah kamu baru tau kalau aku bersekolah di sekolah Hyun Jun?” tanya kyu bingung. “iya aku baru tau, oia sepertinya itu teman mu kyu”. “ah iya aku kesana dulu ya, daaaah Ra”. “Heeeeeei eun seong dari tadi sejak aku ngobrol dengan kyu kenapa kau diam saja tak bekata 1 kata pun, Ada apa eun seong?” tanya ku pada eun seong. “ahh, i-i-i-i-i-i-ituu si kyu cakeeeeeeeeeep banget ya, bila di lihat dari dekat, aku jadi deg deg an sampai sampai aku tak bisa berkata apa apa, menyapanya pun aku tak bisa”. Jawab eun seong dengan hati dan raut muka berbunga bunga. “ARRRGGH SHIIT MEN, paraaah aku sepertinya tak suka saat eun seong berkata seperti itu, ah tapi kenapa aku seperti ini lagi, BABO !!” sambil memukul mukul kecil kepala ku sendiri. “hei kau sedang apa Ra? Ayo cepat latihan yang lain sudah berkumpul” kata eun seong dan langsung menarik tangan ku menuju tempat latihan.

 

Sepulangnya aku dari latihan voli

 

“sudah ku duga kalau latihan gabungan pasti pulangnya sekitar jam 7pm, sudah gitu aku tak ada teman pulang. Ahh nassiibb kenapa tidak ada teman yang rumahnya satu arah dengan ku jadi kan aku ada barengannya dengan laki laki pun tak apa lah asal aku ada teman saaaat pulang” keluh aku dalam hati sambil jalan menuju pintu keluar. “Ra… Ra… Ra… PARK JI RA” teriak seseorang memanggil nama ku dan ternyata orang itu adalah kyu. “Kyu Hyun ?” ekspresi ku yang heran melihat kearah kyu datang ke hadapan ku. “akhirnya kau mendengar juga. Kau pulang sendirian Ra? Kalau iya pulang bersama ku ya” pinta kyu kepada ku. “hmmmm, ne kyu” waaaaaah tak ku sangka kyu mau pulang bareng dengan ku, seperti mimpi saja tuhan langsung mengabulkan doa ku dalam sekejap ^^.

“Ra kenapa kau pulang sendirian?” tanya kyu. “tadi permainan voli mu bagus kyu, sejak kapan kau main voli?”, ah dia pasti sering bareng dengan ku kalau aku jawab pertanyaanya. Ah anak ini kenapa mengalihkan pembicaraan, lihat saja nanti apa yang akan ku lakukan pada mu Park Ji Ra!! ancam kyu dalam hati, “aku main voli sejak  sd. Ra kenapa kau pulang sendirian?” balas kyu dengan evil smile. Ah sialan jalan kerumah masih jauh kalau aku mengalihkan pembicaraan lagi pasti ujung2 nya pertanyaan yang dia tanyakan kepada ku akan di tanya kan lagi, “baiklah aku akan jawab pertanyaanmu, iya aku pulang sendirian” jawab Ra dengan terpaksa. “kalau gitu kau harus selalu pulang bersama ku ya?” pinta kyu dengan muka innocent. aku kaget kyu bilang seperti itu, selama perjalanan pulang aku hanya bisa diam saat kyu melontarkan kata2 itu. “haha akhirnya sampai juga, kyu duluan ya” kata ku dengan gembira. “heeii Park Ji Ra jawab dulu pertanyaan ku” kyu langsung menarik tangan Ra “ayolah Ra jawab pertanyan ku yang tadi” , “yang mana kyu? Aku tidak tau”, “jangan pura2 tidak tau Ra, OK aku akan mengulangnya dengarkan baik2. kau harus selalu pulang bersama ku ya” , “ne kyu” jawab ku kesal. “gomawo park ji ra”. “cheonmanneyo cho kyu hyun! Aku masuk dulu ya, sampai besok”.  “Ra tunggu” kyu menarik tangan ku lalu Chu~~ kyu mencium kening ku lalu berkata “selamat malam Park Ji Ra semoga tidur nyenyak dan mimpi indah”, akhirnya bisa juga aku menyentuhnya ^^ ucap kyu dalam hati. Ra yang tak berkutik setelah keningnya di sentuh oleh bibir kyu yang seksi Ra  hanya bisa berkata  “sudah sana kau pulang, aku mau masuk dulu.”

 

Dan saat aku masuk ke rumah.

 

“amma, appa, oppa aku sudah pulang, kalian semua dimana ?. kalian semua kemana masa sudah malam tak ada yang di rumah. aku lapar kira kira di dapur ada makanan apa ya”.

aku pergi kedapur untuk mencari makan di kulkas tapi sebelum aku membuka kulkasnya aku melihat ada notes menempel di situ dan berisi “Ra jika kau sudah pulang tolong jaga rumah ya amma, appa, dan oppa mu sedang pergi ke rumahnnya yoejachingu oppa mu. mianhae telah meniggalkan mu sendirian di rumah” hah apa apaan ini di rumah sendirian kelaparan. ketika aku membuka kulkas dan ternyat cuma ada 4 potong strawberry cake. parah, aku ditinggal sendirian di rumah kelaparan cuma ada 4 potong strawberry cake?. tak ada pilihan mau tak mau aku harus memakannya.

-beberapa menit kemudian setelah Ra selesai makan ia teringat dengan kejadian tadi-

aku menuju kamar ku dan tiba2 aku memegang kening ku dan teringat saat kyu mencium kening ku tadi, ah rasanya aku ingin mengulangnya lagi. kurasa aku jatuh cinta pada kyu tak bisa ku pungkiri lagi.

*pagi hari, jam di kamar Ra telah di rubah oleh oppa nya menjadi 30 menit lebih cepat [autor pov: oppa yang jahil, gak kasian sama adiknya, hha, lanjuut–>>]

masih jam setengah 6 aku masih mengantuk tidur lagi ahh,

-satu jam kemudian-

gawat aku bangun kesiangan, aku hanya menghabiskan waktu 3 menit untuk mandi, selesai memakai seragam aku langsung menyambar makan apa saja yang ada di meja makan yang telah di siapkan amma. “amma aku berangkat” sambil mencium tangan amma. di jalan aku lari tergesa gesa menuju sekolah dan ku lupa untuk memakai jam tangan ku.

 

[kyu pov]

tadi malam ingin rasanya kejadian itu ku teruskan dalam mimpi. tapi sayang kali ini aku bermimpi tentang starcraf , mimpi game lebih seru dari pada yang tadi malam, hahaha aku menang loh [autor pov: jiaahh si kyu, rasa cinta nya pada ra msh kalah jauh sama rasa cintanya sama starcraf, wkakakk] untung hari ini aku tidak bangun kesiangan. masih pagi aku masih bisa santai santai saat sarapan dan aku ke sekolah dapat memakai sepeda wooohoo asiik.

amma aku berangkat dulu ya. “kyu masih jam 6.15am kenapa kau sudah bangun dan bersiap siap mau pergi sekolah, tumben sekali”, tak apalah amma anak mu ini kan tak ingin telat lagi. “hah ada ada saja kau, kyu amma sudah siapkan bekal buat mu, dibawa ya”. apa? bekal ? aku cho kyu hyun bawa bekal? ANIYO OMMA !. -amma kyu melotot tajam ke arah kyu- . gawat amma melotot ke arah ku terpaksa aku bawa bekal ini huh. aku pergi saja dari pada cari masalah sama amma, “amma aku berangkat, annyeong”. “hati hati sayang bawa sepeda nya, kau tak telat hari ini”. “Ne amma”.

saat aku mengayuh sepeda di tengah jalan aku melihat seorang yoeja lari lari memakai baju seragam sekolah. “yoeja itu kenapa lari lari padahal ini masih pagi”. saat aku dekati ternyata Park Ji Ra. asik pagi pagi tuhan sudah memberikan aku kesempatan untuk melihat dia, tak akan aku sia sia kan kesempatan ini.

“hai Park Ji Ra ada apa kau lari lari”. -Ra yang tergesa gesa tak mendengar perkataan kyu- . parah anak ini karena lari lari mungkin tak mendengar perkataanku. baiklah kau akan ku jegat dengan sepeda ku. -c-i-i-i-i-ttt bunyi rem sepeda kyu yang menghalang Ra-

[Ra pov]

ah ini orang siapa sih kenapa ada di depan ku menghalangi langkah ku saja, sudah tau aku terlambat. -muka kyu yang membelakangi muka Ra langsung berbalik dan sambil berpose-. “halah orang ini mengangu saja” gumam Ra dalam hati lalu dengan cuek nya dia melanjutkan langkahnya tanpa melihat ke arah kyu. hah anak itu kemana baru aku ingin tunjukan pesonaku di pagi hari ini dia malah menghiraukan ku.

-saat kyu melihat arah Ra pergi tanpa basa basi kyu langsung menarik tangan Ra-. “Ra kenapa kau lari lari memangnya ada apa?” tanya kyu. “aku kesiangan dan aku terlambat” . “Lihat jam ku, jam ku  benar tak salah”. “apa masih 6.30am? huhuhu aku jalan secepat mungkin agar aku tak telat, ah ternyata masih jam segini hanya membuang tenaga saja” keluh Ra. “” kau naik ke sepeda ku biar ku antar kau ke sekolah mu, aku kasian sama kamu” rayu kyu. “mwo? ne kyu. gomawo ^^ ”

 

[Ra pov]

untuk kedua kalinya kyu membantuku. tuhan terima kasih telah mengirimkan orang ini untuk membantu ku ^^. dia naik sepeda? tak salah. aduh kyu hati hati kalau bawa sepeda aku jadi takut.

-tiba tiba kyu rem mendadak karena hampir menabrak anak kucing & hal itu membuat Ra kaget- “kau bisa hati hati tidak kalau membawa sepeda, aku hampir jatuh tau !”. “mianhae Ra, kau tak apa apa?” tanya kyu yang langsung menarik tangan Ra untuk berpegangan pada pingangnya (seperti memeluk dari belakang).

“huuuuaaaaaaaah, kyu menarik tangan ku untuk memeluknya agar aku tak jatuh” ucap Ra dalam hati.

 

*sesampainya di jalanan dekat sekolah Ra

“Ra, sudah sampai tapi maaf aku tak bisa mengantar mu sampai pintu gerbang. mianhae”. “mwo? gwaenchana kyu”.

-kyu mengeluarkan bekal dan saputangannya- “Ra, bekal ini untuk mu ambilah TAPI tempatnya jangan di ambil nanti kembalikan ke pada ku lagi. lalu sapu tangan ini untuk mengelap keringat mu, tadi kan kamu tergesa gesa lari menuju sekolah”. “waaaaaaaaaaaah, Cho Kyu Hyun kamsahamnida *bow”. “Ne, cheonmanneyo, JANGAN LUPA KEMBALIKAN KOTAK BEKAL KU” teriak kyu yang telah mengayuh sepedahnya.

 

[Ra pov]

ini masih pagi, aku tak mimpi kah. Seorang Cho Kyu Hyun teman les bahasa inggris ku memberikan aku bekal, dia tau saja kalau aku tak membawa uang & sarapan tadi pagi aku hanya memakan roti saja, dan saputangan ini kenapa baru sekarang dia berikan kepada ku, huh ! . tapi tak apalah, ya tuhan terima kasih karena di pagi hari ini aku telah di berikan salah satu kenikmatan dunia ^^ (author pov: lebaaaayy deh ra).

-Ra yang berbunga bunga hatinya karena perlakuan seorang Cho Kyu Hyun tadi tak menyadari bahwa eun seong telah menuggunya di depan gerbang sekolah-

“Prak Ji Ra” panggil eun seong. “annyeong chingu”. “Ne, oia Ra hari ini kau ada les bahasa inggris?”. “iya ada kenapa?”. “kyu satu kelas dengan mu saat les?”. “aniyo” jawab Ra. “yaaaaaaaaah” jawab eun seong lemas. Maaf ya eun seong aku berbohong kepada mu karena aku mencintai kyu, jawab ra dalam hati. “aku masuk ke kelas dulu ya”. “Ne, Ra”

Setelah 3 jam setengah belajar, Bel istirahat pun berdering.

[Ra pov]

Aku lapar tadi pagi aku tak sarapan. saat ku buka bekal dari kyu tanpa lihat itu makan apa aku langsung memakannya. “bekalnya kyu enakk, walaupun sederhana, hmm yummmy. gomawo kyu”.

-hangeng yang heran melihat Ra membawa bekal dan dia mendekati Ra- “kau bekal? tumben ada apa?”. “panjang lah ceritanya gege, aku malas menceritakannya, sekarang aku lagi makan”. “nanti aku mau ke rumah mu” tanya hangeng. “ne, tapi mau apa kau kerumah ku” jawab ku. “lihat saja nanti, aku ke bangku ku dulu ya. bekal mu jangan lupa di habiskan”. ah namja itu selalu memperhatikan ku dari dulu mungkin ia menaru perasaan terhadap ku, hahaha ada ada aja aku ini, tak mungkin lah itu.

-siang hari saat mata pelajaran terakhir, guru matematika memberi tugas untuk kelas Ra dengan 50 Soal- . Parah ini guru kalau ngasih tugas gak segan segan 50 soal, mana mungkin aku sanggup mengerjakan semuanya, belum lagi kalau ada soal yang tidak bisa ku jawab, dan kumpulkan besok pagi, tak ada waktu main main aku harus mengerjakannya.

[kyu pov]

“tadi amma memberikan aku bekal apa ya kira kira? Ra mau memakannya tidak ya?. ah masa bodo lah, yang penting sekarang aku harus ke sekolah Ra untuk mengambil tempat bekal ku, kalau tidak amma pasti menanyakannya  nanti”. aku mengayuh sepeda menuju sekolah Ra tapi saat aku kesana tak ku lihat batang hidungnya. aku ingin bertanya pada namja yang di sana itu ah mungkin dia tau kemana Ra.

-ternyata yang kyu tanya adalah seorang namja yang menyukai Ra yaitu hangeng atau gege- “hei boy, kau kenal Park Ji Ra? apa dia sudah pulang?”. “Ra, baru saja pulang, kau siapanya?”. “aku Cho Kyu Hyun teman les bahasa inggris Prak ji Ra, gomawo telah memberi tau ku, siapa nama mu boy?”. “panggil aku gege saja” . -setelah tau siapa nama dari keduanya gege dan kyu pun pergi ke tujuan masing masing-

 

di tengah jalan aku pun melihat Ra yang sedang berjalan membawa kotak bekal ku. “Park Ji Ra ! KEMBALIKAN KOTAK BEKAL KU” teriak kyu. -Ra berbalik dan dia menemukan kyu yang sedang mengayuh sepda kearahnya- “pasti anak itu mau mengambil kotak bekalnya, tapi aku kan mau menyucinya dulu” “kyu kotak bekalmu jangandi bawa dulu ya aku mau menyucinya”. “tak usah ra, sini kotak bekal ku” rayu kyu lembut. “tak usah kyu. sudah dulu ya hari ini aku banyak tugas, duluan ya”. “Ra tunggu, kau memangnya punya tugas apa mungkin aku bisa bantu”. “aku punya tugas matematika 50 soal”. “naik kesepeda ku, kau kerumahku lalu kita kerjakan sama sama tugas mu, lalu kembalikan kotak bekal ku, kalau perlu kau bisa menyucinya di rumahku, cepat naik ke sepeda ku” ajak kyu pada Ra.

[Ra pov]

“Ne, kyu” parah tanpa bisa berkata apa apa aku hanya bisa menjawab “Ne”. kyu lagi lagi kau menyihir hati ku sehingga aku menuruti apa kata mu. seperti biasa karena kyu takut aku terjatuh, seperti yang tadi pagi dia memaksa ku untuk memeluknya agar kalau sepeda nya rem mendadak lagi aku tak jatuh.

-setibanya di rumah kyu-

waaaah rumah dia besar juga ya, tak ku sangka

“amma aku pulang, kau dimana?, ah mungkin amma lagi pergi bersama temannya bukti nya ia tak menjawab salam ku”. “Ra kesini masuk ke kamar ku”. (*habit kyu : setiap teman yang datang kerumahnya ditarunya di kamar nya & tak kenal jenisnya). “MWO? kenapa ke kamar?”. “sudah kebiasaan ku kalau aku mengajak teman ke rumah ku pasti aku menaru mereka di kamar ku, ayo cepat masuk nanti tugas matematika mu yang 50 soal itu tak selesai, kau duduk disini dulu aku mau ambil minum”.

-tanpa basa basi Ra langsung mengeluarkan tugas matematika dan langsung mengerjakan soal yang bisa dia kerjakan-

“Ra, minum mu aku taru dimeja dekat kasur ku ya”. “ne, kamu kesini bentar dong kyu ada soal tak bisa ku kerjakan”. “mana soal yang tak bisa kau kerjakan”.

–setelah mendengerkan cara cara yang di ajarkan oleh kyu, Ra pun mengerti tapi lama ke lamaan Ra jadi mengatuk dan tak Ra sadari dia pun tertidur di samping kyu yang sedang menerangkan jawaban dari tugasnya-

[Kyu pov]

“jadi angka yang 409 ini di bagi dengan angka yang ada di table sebelah kiri, kau mengerti tidak?” , -kyu melirik kearah Ra yang tak menjawab pertanyaannya, tapi setelah di lihat- hah kau knp tertidur padahal aku sedikit lagi meneranginya.  yasudah lah kau aku biar kan saja tidur disini mungkin kau kecapean karena tadi pagi. aku akan melanjutkan tugas mu sampai selesai.

-setelah selesai mengerjakan semua tugas Ra, kyu memandangi Ra yang sedang tidur-

kau lucu saat kau tidur, ingin aku mengelus rambut mu tapi aku takut mengganggu tidur siang mu. yasudah aku tidur saja di kasur ku. tapi sebelum aku tidur aku menulis notes di meja tempat dia tidur yang berisi “tugas mu sudah selesai kalau ada yang kurang jelas kau boleh tanya lagi pada ku, kau lucu saat tidur”

 

-kamar itu hening karena kyu dan Ra sama sama tidur, kyu tidur di kasur nya, sedangkan ra tidur di meja belajar kyu-

[Ra pov]

“huaaaaah, jam berapa ini ? sudah berapa jam aku tertidur di meja ini? hah, apa ini tulisan kyu untuk ku, notes ini berisi : tugas mu sudah selesai kalau ada yang kurang jelas kau boleh tanya lagi pada ku, kau lucu saat tidur”, hah dia telah menyelesaikan tugas ku? 50 soal terisi semua, hebaaatt. dan ini apa maksudnya ini “kau lucu saat tidur” dia apa kan aku saat aku tidur, aahh tidakk, pipi ku, bibir ku, kening ku, rambut ku sepertinya baik baik saja, tak ada yang di mainkannya. aku melihat kyu yang sedang tidur pulas di kasurnya dan aku tak ingin membangunkannya makanya aku berniat untuk melihat lihat.

ah, tempat pertama yang aku lihat adalah meja belajarnya yang letaknya sangat dekat dengan ku. di situ aku dapat menemukan foto foto kyu dengan teman volinya, puisi puisi buatannya, dan catatan2 pentingnya, tapi ada satu buku yang menarik perhatian ku dan ketika ku buka lembar pertamanya di situ tertulis bahwa ini adalah buku diary nya, aku lihat enggak lihat enggak lihat enggak, lihat apa enggak ya isi dari diary kyu ini, hmmm jangan lah tak sopan sekali aku rasa nya sudah sering di bantunya tapi aku malah membuka2 buku rahasia dia.

wah di lemari dekat meja belajar ada lemari tropy, dia keren sekali memenangkan lomba voli, matematika, acting, dan menyanyi dan semuanya mendapat juara 1, huaaaaaahh T__T rasanya aku babooooo sekali bila di sandingkan dengan kyu (*ciutt), tapi cuma 1 yang mendapatkan juara 3 yaitu piala pidato nya menggunakan bahasa inggris, hahahaha.

aku haus dari tadi minum yang kyu berikan untuk ku belum di minum, tadi dia menaru minum ku dimana yaa. aha itu dia dekat tempat tidurnya. tapi aku menyempatkan untuk melihat wajah dia saat tidur, dan ternyata ahhh aku terpesona melihatnya, he’s beat my heart, omg Cho Kyu Hyun kaauuuu tampaaaaan sekaliiii *___* . ah tidak jantung ku, berdetaknya cepat sekali, aku gugup sampai sampai aku lupa untuk minum (author : lebayy kau Ra). untuk menenangkan diri ku, aku duduk di kasurnya, tapi tak lama dari itu dia bangun dan mengagetkan ku.

“Park Ji Ra” kyu mengagetkan ku dan aku menjatuhkan badan ku di kasur nya dan tanpa ku sadari saat itu juga aku memegang leher kyu karena aku bermaksud agar aku tidak jatuh aku memegang lehernya, tapi yang terjadi aku dan dia sama sama terjatuh di kasurnya dan bibir kami bersentuhan lalu mata kami saling memandang satu sama lain.

“ahh, gwaenchana?” tanya kyu yang langsung menyingkir. “ne gwae-an-an-chana, mi-mi-mi-aaan-ha-ha-hae aku tadi yang memegang leher mu jadinya kau ikut terjatuh” jawab ku yang gugup. “seharusnya yang meminta maaf aku karena aku yang pertama menggetkan mu makanya sampai terjadi hal itu, ini minum dulu tak usah gugup kalau hanya terjadi hal seperti tadi” jawab kyu sambil menenangkan ku dengan menyuruh ku meminum segelas air. “ne kyu, gomawo” aku meminum air yang di berikannya kepada ku setelah selesai aku meminum air itu aku tak gugup lagi dan aku pun menyangkal pertanyaannya “hah? apa apan kau ini kau bilang tak usah gugup kalau hanya terjadi hal seperti tadi, mungkin itu untuk mu tapi untuk ku tidak”. “kenapa tidak? dan memang benar kan kalau terjadi ciuman seperti tadi tak perlu gugup” jawab kyu santai. “bagaimana aku tak gugup kalau aku tak sengaja berciuman dengan orang yang aku sukai” jawab ku marah. “hah apa? kau menyukai ku ?” tanya kyu heran. “mwo? menyukaimu?” gawat tadi aku tak sengaja mengucapkan kata kata itu.

“kalau kau benar menyukai ku, sebenarnya aku juga menyukai mu semenjak kita  bercanda saat les bahasa inggris waktu itu, aku harap Park Ji Ra mau menjadi yoejachingu ku, aku serius tak main main dan aku juga membutuhkan jawabanmu”. matii mati mati aku, aku tak tahu mesti ajawab apa, aku pasti mimpi ini pasti mimpi “kyu tolong cubit aku”. dia ku suruh untuk menyubitku agar aku tahu ini mimpi atau tidak tapi yang di lakukan adalah mencium bibir ku dengan lembut, “CHO KYU HYUN apa yang kau lakukan aku kan menyuruh mu menyubit pipi ku” sambil mendorongnya dari hadapan bibir ku lalu aku memegang bibir ku. “aku tahu kenapa kau menyuruh ku menyubit pipi mu, agar kau tahu kan ini mimpi atau bukan, makanya aku melakukan hal tadi terhadap mu, kalau ini nyata benar benar nyata dan dapat kau rasakan kalau aku mencintaimu dan aku ingin kau menjadi yoejachingu ku Park Ji Ra” jawab kyu meyakinkan Ra.

– Bersambung –

 

 

 

 

 

 

 

 

Tagged: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading [Part 1] 2 Choices at |KPOP FANFIC INDO|.

meta

%d bloggers like this: