A Night Call

August 10, 2010 § 8 Comments

Tittle : A Night Call

Author : fardinfah

Pairing : Yoonhae

Rating : PG-13

Disclaimer : I would rest in peace if I owned them

summary : “psstt… it’s okay Donghae oppa, it’s totally okay.”

Hp Yoona bergetar, ia bisa mendengar dan merasakan getar kerasnya. Memaksakan diri untuk bangun dan setelah mengucek mata sebentar, diraihnya Hp yang terletak di samping bantalnya.

FisHae is calling you!

Itu yang tertera di HP nya. Diliriknya jam dinding, ini sangat tidak biasa. Tidak biasanya Donghae meneleponnya selarut ini… akhirnya ia memutuskan untuk menerima penggilan masuk Donghae,

“Halo ?”

Hening

“Halo, oppa ? ada apa ?” , Yoona mulai merasa cemas karena sama sekali tak ada suara di seberang sana,

“Ah, AH YA!”, Donghae terdengar sekali seolah baru sadar dari lamunannya,

“Ah oppa ini bagaimana ? menelepon orang selarut ini kok malah dicuekin sih ?”, Yoona, memonyongkan bibirnya, walau Hae tidak melihat, ia tetap saja melakukannya,

“ahaha maaf maaf, aku… aku hanya terlalu ketat memperhatikan jam..aaahh”, Donghae mendesah berat, “10 detik lagi kau berumur 21 tahun, Yoona”, ucapnya.

“hah ? oh oh… ya!”,Jujur saja, Yoona baru sadar kalau kurang dari 10 detik lagi adalah hari ulang tahunnya. Jadwal kerja yang sudah mulai mengetat kembali, apalagi setelah SM Entertainment memutuskan untuk mempromosikan SNSD ke penjuru Asia, kini ia harus menjalani banyak latihan guna mempersiapkan semuanya,

“Jangan bilang kau lupa hari ulang tahunmu sendiri, Yoona-ah~”, sindir Donghae

“Haha, sejujurnya… ya, oppa. Aku tadi lupa”, yoona menjitak kepalanya sendiri, “Tapi karena oppa menelepon, aku jadi ingat sekarang, trims…”

“5 detik lagi…”

“hah ? oh-oh ya”, tiba-tiba saja Yoona gugup menghadapi hari yang memperingati 21 tahunnya di dunia,

“3 detik…hahaha aku bodoh ya ?”, Donghae menertawakan dirinya sendiri,

“Tidak oppa, oppa tidak bodoh, oppa perhatian…”, ucap Yoona tanpa sadar, “Ah… ya, oppa perhatian”, Yoona menjadi salah tingkah, padahal ia tahu pasti donghae tak mungkin melihatnya sekarang

“Humph,”Donghae seperti sedang menahan tawanya, “Ah! Ini dia ! Im Yoona, Saengil Chukkae!”, ucap Donghae riang

Yoona tersenyum, ucapan Selamat Ulang Tahun dari Donghae terasa berbeda di telinganya, ia menyukai cara Donghae mengucapkan nama panjangnya, ia menyukai bagaimana Donghae menyelamatinya di detik pertama umurnya yang ke 21, ia begitu menyukai fakta bahwa Donghae-lah yang pertama kali mengucapkan Selamat Ulang tahun untuknya

“terima kasih banyak, Donghae oppa”, ucap Yoona lembut dan dalam, sungguh Yoona tak tahu bagaimana suaranya terdengar begitu manis di telinga Donghae

“maaf tak bisa mengucapkannya langsung padamu, –kau tau itu tak mungkin kan ?”, Yoona mengangguk, lagi-lagi lupa bahwa Donghae tidak bakal melihat anggukan setujunya, “maaf juga, untuk… meng-twitpic foto kita berdua di twitter, jeongmal mianhae yoona-ah, karena aku kau pun sampai…”

“psstt… it’s okay Donghae oppa, it’s totally okay.”, ucapnya menenangkan rasa bersalah Donghae,”Dan, terimakasih oppa, sekali lagi terima kasih atas ucapan-nya”

“ehm, iya sama-sama, eh, Yoona, bisa liat keluar sebentar ? sibakkan jendelamu”

Yoona mengikuti perintah Donghae, penasaran apa yang akan ia dapati. Dan….

DHUAR DHUAAAARRR!

Itu… kembang api!

Kembang api terlihat begitu jelas tepat setelah ia melihat keluar jendela, begitu banyak dan indah, dan sempurna. Ia melihat Donghae. Ya, Donghae. Walau ia terlihat sangat kecil karena tingginya lantai dimana Yoona dan member SNSD tinggal, tapi ia tahu pasti itu donghae.

“Kau menyukainya ?”, dilihatnya Donghae melambaikan tangan padanya, ia pun membalas lambaian tangan itu,

“Sangat. Terima kasih oppa, terima kasih banyak. Untuk… semuanya!”

“senang kau menyukainya, yoona… ah ya sudah terlalu lama rupanya aku menelepon, maaf mengganggu tidurmu”, Donghae tersenyum, “Selamat malam, aku tutup teleponnya”, ia lambaikan tangannya sekali lagi pada Yoona,

“Selamat malam, oppa”, disimpannya Hp nya dalam saku piyama, dan ia membalas lambaian Donghae, lalu menutup tirai jendela, dan berbalik badan, lalu menjatuhkan diri ke lantai.

Karena jarak bantal dengannya terlalu jauh, ia putuskan untuk menenggelamkan wajahnya di lutut, lalu dipeluknya lututnya erat erat, berusaha menahan teriakan bahagia yang bergejolak berusaha ingin keluar dari mulutnya, ia tak ingin terkena ocehan komentar yuri di hari pertama ia berumur 21 tahun.

Ia bahagia.

Sangat.

Sampai rasanya hatinya tak sanggup lagi menahan semua rasa bahagia, dan ingin meledak…

Thanks Donghae, for your Birthday greeting, and… your Night Call

—————————————————————————-

Tagged: , , , ,

§ 8 Responses to A Night Call

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading A Night Call at |KPOP FANFIC INDO|.

meta

%d bloggers like this: